2022 Punya Cerita
Berawal dari 1 Januari 2022 penulis berkesempatan mengajak bapak ibu berkeliling Kota Jogja. Berbekal transportasi yang dipesan online dan berhenti di 0km. Kami sepakat untuk bertemu di Jogja, Bapak dan Ibu naik bus dari Kulon Progo dini hari dan turun di perempatan wirobrajan. Tak lama berselang kami bertemu di perempatan Cavinton Hotel dan berjalan menuju halte trans jogja terdekat. Tujuan utama kami adalah kampus UNY Karangmalang, di mana ortu akan penulis ajak mengelilingi Fakultas Ilmu Keolahragaan. Finally sampai pada pukul 09.15 dan tempat yang pertama kami tuju adalah hall senam timur. Tempat penulis berlatih untuk setiap kompetisi Aerobik Gymnastic, bersama teman-teman dari Bantul, Sleman, dan Gunung Kidul. Usai mengunjungi hall senam, tujuan kami selanjutnya ialah tempat langganan penulis untuk merasakan durian tanpa harus mengupas. Yupsss, mpok duren. Bagi warga lokal Jogjakarta maupun yang sudah lama di Jogja pasti tidak asing dengan istilah tersebut.
Usai menikmati durian mpok dan beberapa camilan lezat, kami lanjutkan perjalanan menuju kost penulis, penulis tunjukkan kepada ortu bahwa tempat yang penulis gunakan untuk istirahat, melepas lelah, mengerjakan tugas, serta menulis untuk diunggah di Blog ini. Usai melihat-lihat, penulis pesankan transportasi online untuk ortu yang kemudian menurunkan mereka di perempatan wirobrajan.
Tak berhenti di situ, keseruan 2022 baru akan dimulai. Pada 3-4 September, penulis akhirnya mengikuti Pekan Olahraga Daerah sebagai finalis individu putra pada nomor single putra aerobik dan berpasangan/mix pair di Aerobic Gymnastic yang berlokasi di Hall Tenis Indoor FIK UNY. Penulis peroleh medali perunggu untuk nomor single putra dan mendapat tali asih 4.000.000 dipotong pajak. Namun untuk memeperoleh pencapaian tersebut tentu tak mudah, penulis harus bersikeras latihan di tengah kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktik Kependidikan (PK) yang dilakukan serentak periode Juli-Desember.
Aktivitas sehari-hari selama KKN-PK adalah bangun pagi, sholat subuh, part time, PK di SMPN 2 Galur, dilanjutkan Latihan di sore hari hingga menjelang isya. Untuk hari senin, penulis gunakan waktu di sore hari menjadi instruktur senam di tempat KKN. Selebihnya latihan, latihan, dan latihan untuk persiapan PORDA. Alhamdulillah berujung manis walau tak menempati posisi pertama, bagi readers yang membuka Blog ini melalui link pada bio instagram penulis tentu bisa melihat foto pada postingan bulan September.
Keseruan berlanjut pada kursus senam level 2 di Sanggar Puspita Wates, penulis mendapat arahan dari instruktur senam lokal tempat KKN bahwa akan diadakan kursus instruktur senam yang diadakan di Sanggar Puspita milik Bondhan Puspita/Mba Pipit. Tanpa pikir panjang, untuk memperoleh lisensi sebagai instruktur senam penulis mendaftarkan diri dan mengikuti kursus setiap hari minggu/sabtu sesuai kesepakatan peserta yang mengikuti.
Di luar kesibukan kursus senam, penulis gunakan waktu untuk kursus IELTS di UII Demangan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu pada pukul 09.00-10.30 WIB. Perlahan namun pasti, sedikit demi sedikit kemampuan untuk menulis dan mengerjakan soal-soal IELTS penulis rasakan peningkatan. Walau harus ijin 2 hari untuk tes wawancara seleksi PPK dan Kejurda yang diadakan di Wates, Kulon Progo.
Pesan dari tulisan ini adalah, jika kita berjuang terus menerus, bukan tidak mungkin pencapaian kita akan mencapai posisi yang kita harapkan, walau berangsur-angsur. Tidak mungkin pencapaian diperoleh orang yang tak mencoba bukan..? Terlebih ikhtiar dan rasa syukur perlu dilibatkan.




Komentar
Posting Komentar