Belajar dari Kesalahan "Learn from Mistakes"
Dear readers, I have written about some of my experiences as a teacher.
Since July 17th, I have officially become a PE Teacher for a private school. I have so many experiences that make me realize that wrong is not always bad. Yes.. as a fresh graduate, this is the first time I've been a teacher. I got reprimanded a lot because I did not obey the rules that I didn't know before. Here are them:
1. Haircut, I shouldn't use a unique haircut at school. Because when students see me, they will imitate it.
2. Fashion style, I shouldn't wear clothes as I want at school. Because when the parents see me, they will underestimate me.
3. Using the venue without the vice principal permission, because this is a private school and here they have a Primary School also Junior High we have to share the field or probably the hall for Physical Education activity.
4. Talk nicely, we shouldn't talk to the same teacher in a group chat without controlling our language. The same as talking to students, we are not allowed to say some words that will reduce their spirit. As a teacher, we are supposed to motivate them all the time.
5. Always monitor the schedule under the curriculum and the whole schedule in a year. As a teacher, we have a target to do tests before two moments, which are mid-semester and also at the end of the semester.
Kepada Pembaca, berikut penulis paparkan beberapa pengalaman sebagai guru.
Sejak 17 Juli, penulis resmi menjadi guru olahraga di sekolah swasta. Penulis dapatkan beberapa pengalaman yang membuat penulis sadar bahwa salah bukan selalu buruk. Ya.. sebagai seorang lulusan baru, ini adalah kali pertama penulis menjadi seorang guru. Penulis mendapat beberapa teguran karena tidak mematuhi beberapa peraturan yang penulis tidak ketahui sebelumnya. Berikut di antaranya:
1. Potongan rambut, Penulis tidak seharusnya memiliki model potongan rambut yang unik di sekolah. Karena jika murid melihat mereka akan menirunya.
2. Cara berpakaian, Penulis tidak sepantasnya menggunakan pakaian sesukanya saat di sekolah. Karena jika orang tua murid melihat mereka akan meremehkan kita sebagai guru.
3. Menggunakan tempat tanpa ijin dari wakil kepala sekolah, karena ini adalah sekolah swasta di mana terdapat sekolah dasar dan menengah pertama, maka harus berbagi lapangan atau mungkin aula untuk kegiatan olahraga.
4. Berbicara yang baik, kita tidak diperkenankan berbicara dalam obrolan grup tanpa mengontrol bahasa yang digunakan. Sama halnya ketika berbicara dengan murid, tidak diperkenankan menggunakan kata yang dapat memutuskan semangat murid. Sebagai seorang guru, kita harus memotivasi murid setiap waktu.
5. Selalu memantau jadwal dalam kurikulum dan seluruh agenda tahunan. Sebagai guru kita memiliki target sebelum dua momen yakni, tengah semester dan akhir semester.
Hopefully useful, coz this is "pesan hidup" life message so I wrote it for reference.
Semoga bermanfaat, karena ini pesan hidup jadi penulis tuliskan sebagai referensi.
Komentar
Posting Komentar