Untung, Beruntung, Keberuntungan, tak sama dengan Good Luck
Good Luck!
Kata yang selalu dilontarkan oleh orang yang menyemangati atau memberikan dukungan kepada kita. Sayangnya, kata ini kadang tak berlaku lagi ketika kita menghadapi kenyataan di mana kita harus memilih akan dua hal berbeda yang sama pentingnya.
Pada 12 Mei lalu, penulis menghadiri sebuah acara pelatihan yang tergolong penting mengingat tujuannya adalah untuk mempersiapkan pesertanya dalam sebuah event besar dan dinantikan banyak orang. Tak terlalu menggubris akan apa yang menjadi tujuan kegiatan, penulis mendaftarkan diri dengan sukarela untuk mendapatkan tambahan wawasan dan peningkatan kapasitas diri. Awalnya penulis lolo seleksi berkas, kemudian diadakan wawancara pada tanggal 9, dan tanggal 10 diumumkan bahwa tanggal 12 camp diselenggarakan.
Unfortunatelly...
Penulis lupa, pada hari yang sama di tanggal 13 merupakan hari wawancara pada salah satu lembaga yang penulis ingin daftar. Al hasil, memilih untuk menyelesaikan keseluruhan pelatihan, penulis terlambat dalam mengikuti wawancara dan menjadi salah satu peserta yang gagal dalam wawancara tersebut.
But, masih OK ya viewers tidak semua hal dapat kita tanggulangi secara bersamaan. Bahkan, kita tidak bisa mengendalikan segala situasi agar selalu berpihak pada kita. Nasi sudah menjadi bubur, mengingat pengalaman yang sudah berlalu... sekarang saatnya meniti jalan yang baru. Semua penulis jadikan pengalaman yang menghiasi pesan hidup dan kini tertuai sudah dalam blog berharga ini. Semoga menjadi pelajaran juga bagi para pembaca, semangat beraktivitas dan perakan prioritas!!
Komentar
Posting Komentar